HARGA BAHAN PASAR DI OGAN ILIR

# HARGA BAHAN POKOK STRATEGIS DI PASAR INDRALAYA # 12 NOVEMBER 2018: BERAS SELANCAR RP.11.000/KG ; WORTEL RP.11.000/KG ; BERAS TOPI KOKI RP.11.000/KG ; BERAS IR64 RP.10.000/KG ; GULA PASIR 11.000/KG ; GULAKU RP.14.000/KG ; TEPUNG TERIGU RP.11.000/KG ; MINYAK GORENG BIMOLI RP.14.000/KG ; SANIA RP.14.000/Kg ; FORTUNE RP.14.000/KG ; BAWANG MERAH RP.16.000/KG ; BAWANG PUTIH RP.24.000/KG ; CABE MERAH KERITING RP. 20.000/KG ; DAGING SAPI RP.120.000/KG ; DAGING AYAM RP. 33.000/KG ; TELUR AYAM RP. 21.000/KG ; KACANG HIJAU RP.60.000/KG ; KACANG TANAH RP.20.000/KG ; JAGUNG PIPILAN RP.8.000/KG DAN GARAM HALUS RP.2.000/BKS ; PUPUK UREA RP.1.800/KG ; SP-36 RP.2.000/KG ; PUPUK ZA RP. 1.400/KG ; NPK RP.2.300/KG, PUPUK ORGANIK RP. 500/KG ;**** PASAR TANJUNG RAJA 5 NOVEMBER 2018: BERAS PREMIUM RP.12.000/KG ; BERAS MEDIUM RP.10.000/KG ; GULA PASIR RP.12.000/KG ; TEPUNG TERIGU RP.11.000/KG ; MINYAK GORENG RP.13.000/KG ; BAWANG MERAH RP.24.000/KG ; BAWANG PUTIH RP.24.000/KG ; CABE MERAH KERITING RP.25.000/KG ; DAGING SAPI RP.110.000/KG ; DAGING TETELAN RP.70.000/KG ; DAGING AYAM RP.40.000/KG ; TELUR AYAM RAD RP.21.000/KG ; KACANG HIJAU RP.18.000/KG ; KACANG TANAH RP.20.000/KG ; JAGUNG PIPILAN RP.10.000/KG ;

Rabu, 23 Mei 2018

PEMKAB OGAN ILIR BERSAMA POLRES LAKUKAN SIDAK KE PASAR INDRALAYA

INDRALAYA-Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam rangka Inspeksi mendadak (sidak) membentuk Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Kesehatan (Dinkes), Satpol PP, dan Polres Ogan Ilir Selasa 22 Mei 2018 telah melakukan sidak di Pasar  Indralaya berlokasi di lapangan Torpedo Indralaya terhadap bahan pokok strategis seperti makanan dan minuman.
Sidak yang dipimpin Sekda Ogan Ilir, H Herman SH MM didampingi Kepala Dinas Perindagkop UKM Ir. H. Tapip, Kadinkes OI dr Hj Siska Susanti, Wakapolres OI Kompol M Rizvy, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto dan Satuan Polisi Pamong Praja Ogan Ilir.
Sebelum dilakukan sidak terhadap sejumlah penganan, tim melakukan pemantau harga kebutuhan pokok dan strategis, mulai dari daging ayam, telur, beras dan minyak goreng. Hasilnya seperti telur mengalami kenaikan hingga Rp 24 ribu perkilogramnya, padahal sebelumnya di bawah Rp 20 ribu, juga ayam potong menjadi Rp 42 ribu, padahal sebelumnya berkisar Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu perkilogramnya. Dalam sidak terhadap bahan makanan petugas mengambil beberapa sampel mie basah, tahu, dawet, cincau, cenil  dan sejumlah penganan lainnya yang diduga mengandung zat berbahaya baik formalin maupun zat pewarna, serta boraks.
Kepala Dinas Kesehatan Kab OI dr. Hj Siska Susanti mengatakan, hasil sidak yang dilakukan tim tersebut menyebutkan mulai dari tahu, mie basah mengandung formalin, sedangkan cenil mengandung ridamin atau zat bahan pewarna tekstil, juga ada yang mengandung boraks.
Wakapolres Ogan Ilir Kompol M Rizvy meminta pedagang tidak menjual makanan yang mengandung zat formalin (pengawet mayat, red), boraks dan rindamin. Kita berikan surat peringatan,  bila masih menjualnya akan kita berikan sanksi hukum, katanya.