HARGA BAHAN PASAR DI OGAN ILIR

# HARGA BAHAN POKOK STRATEGIS DI PASAR INDRALAYA # 12 Februari 2019: BERAS SELANCAR RP.12.000/KG ; BERAS WORTEL RP.11.000/KG ; BERAS TOPI KOKI RP.11.000/KG ; BERAS IR64 RP.10.000/KG ; GULA PASIR 10.000/KG ; GULAKU RP.14.000/KG ; TEPUNG TERIGU SEGITIGA BIRU RP.10.000/KG ; MINYAK GORENG BIMOLI RP.12.000/KG ; SANIA RP.12.000/Kg ; FORTUNE RP.12.000/KG ; BAWANG MERAH RP.16.000/KG ; BAWANG PUTIH RP.24.000/KG ; CABE MERAH KERITING RP.33.000/KG ; DAGING SAPI LOKAL RP.120.000/KG ; DAGING SAPI IMPOR RP90.000/KG ; DAGING AYAM RP. 32.000/KG ; TELUR AYAM RP. 23.000/KG ; KACANG HIJAU RP.60.000/KG ; KACANG TANAH RP.20.000/KG ; JAGUNG PIPILAN RP.8.000/KG DAN GARAM HALUS RP.2.000/BKS ; PUPUK UREA RP.1.800/KG ; SP-36 RP.2.000/KG ; PUPUK ZA RP. 1.400/KG ; NPK RP.2.300/KG, PUPUK ORGANIK RP. 500/KG ;**** PASAR TANJUNG RAJA 10 Februari 2019: BERAS PREMIUM RP.11.000/KG ; BERAS MEDIUM RP.10.000/KG ; GULA PASIR RP.12.000/KG ; TEPUNG TERIGU RP.11.000/KG ; MINYAK GORENG RP.13.000/KG ; BAWANG MERAH RP.24.000/KG ; BAWANG PUTIH RP.24.000/KG ; CABE MERAH KERITING RP.25.000/KG ; DAGING SAPI RP.110.000/KG ; DAGING TETELAN RP.70.000/KG ; DAGING AYAM RP.32.000/KG ; TELUR AYAM RAD RP.21.000/KG ; KACANG HIJAU RP.18.000/KG ; KACANG TANAH RP.20.000/KG ; JAGUNG PIPILAN RP.10.000/KG ;

Jumat, 01 Februari 2019

PERAN UMKM SANGAT PENTING DALAM MENURUNKAN KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN

PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berharap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumsel terus berkembang pesat.
Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Komite IV DPD RI Provinsi Sumatera Selatan Siska Marleni beserta rombongan di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (28/1).

Dalam kesempatan tersebut ia meminta kebijakan relugasi dari para wakil rakyat baik yang ada di DPD RI agar dapat berpihak kepada para pelaku UMKM.
Mengingat selama ini masih banyak kesulitan terutama dalam mendapatkan suntikan modal melalui perbankan karena terkait dengan jaminan yang dimiliki UMKM.
Saya meminta para wakil rakyat dan instansi terkait agar dapat memberikan bantuan pada pelaku UMKM. Selama ini pemerintah telah berupaya memberikan subsidi selama itu tidak menyalani aturan. Dengan catatan pinjaman yang dikucurkan juga tidak boleh digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Jika iya maka jangan dikasih," ujarnya.



Gubernur Herman Deru dan Rombongan Komite OIV DPD RI saat berkunjung ke Pemprov Sumsel membahas masalah UMKM. (Humas Pemprov Sumsel)

Menurut Herman Deru UMKM ini memiliki peran strategis di Indonesia. Terlebih di provinsi Sumsel, mengingat sektor ini mampu menyerap tenaga kerja yang banyak dan dapat bertahan dari guncangan krisis ekonomi global.
“Kita akan terus berikan kesempatan yang seluas luasnya bagi pelaku UMKM di Sumsel untuk dapat ikut menggerakkan perekonomian baik dalam sektor pertanian, perkebunan dan sektor transportasi,” tambahnya.
Herman Deru menambahkan, Pemprov Sumsel juga akan terus mendorong percepatan pembangunan di semua bidang dengan memperkuat SDM yang dimiliki dengan terap memanfaatkan teknologi yang ada.
Hal ini dilakukan dalam upaya mencapai target ekonomi makro yaitu pertumbuhan ekonomi yang diikuti dengan turunnya angka kemiskinan serta angka pengangguran dapat ditekan termasuk pengendalian inflasi.
Pada saat ini jumlah UMKM yang ada di Sumsel sebanyak 161.726 unit. Harapan kita banyaknya UMKM ini akan ikut membantu menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan terutama yang ada di Sumsel,” imbuhnya.
Sementara itu Wakil Ketua Komite IV DPD RI Provinsi Sumatera Selatan Siska Marlenimengatakan, sudah banyak aspirasi yang masuk ke pihaknya terkait dengan UMKM, karena itu dirinya bersama Jamkrida, otoritas jasa keuangan, dan pihak terkait bersama membantu meningkatkan kemajuan para pelaku UMKM di Sumsel.
"Memang peran UMKM ini sangat strategis dalam mengatasi krisis ekonomi, moneter. Inilah yang membantu perekonomian kita. Di pusat juga relugasinya UMKM sudah cukup baik," ungkapnya.